KETAHANAN PANGAN, BAWANG MERAH PETANI CANDIREJO PANEN DI MUSIM PENGHUJAN

Suyamta 04 Februari 2026 15:17:34 WIB

CANDIREJO – BUMKal Sembada Kalurahan Candirejo bersama Lurah Candirejo dan dihadiri Panewu Semanu melakukan panen bawang merah yang dikelola oleh mitra Mudha Tani sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Kalurahan Candirejo pada Senin (2/2/2026). Bawang Merah merupakan salah satu dari beberapa komoditas pangan yang digagas oleh BUMKal Sembada sebagai pengelola Program Ketahanan Pangan. Lurah Candirejo, Renik David Warisman, S.E., menekankan komitmen kalurahan dalam program ketahanan pangan ini dengan mengalokasikan dana sebesar 20% dari Pagu Dana Desa yang disertakan ke BUMKal melalui mekanisme penyertaan modal pada tahun anggaran 2025.

BUMKal Sembada menyertakan dana sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) pada komoditas bawang merah yang dikelola oleh empat mitra di Kalurahan Candirejo. Salah satu mitra BUMKal Sembada, yaitu Haryadi Witoko sebagai pengelola Mudha Tani memaparkan bahwa perawatan bawang merah memiliki tantangan tersendiri di musim penghujan, sehingga pemilihan bibit menjadi faktor penentu keberhasilan panen. Sebanyak 80 kg bibit varietas Bauci dan Bima yang ditanam di area seluas 1.000 m2 tersebut menghasilkan bobot panen sekitar 600 kg, dimana sebagian kecil nya akan disimpan selama 2-3 bulan dan diberi perlakukan untuk digunakan sebagai bibit di musim tanam berikutnya.

Muchamad Muslich selaku Direktur BUMKal Sembada menyampaikan bahwa skema kemitraan menjadi strategi BUMKal dengan menekankan pemberdayaan masyarakat serta meminimalisir pembangunan sarana prasarana fisik dalam menyerap alokasi dana penyertaan modal ketahanan pangan. Mitra yang dipilih merupakan petani yang sudah memiliki embrio usaha, berkomitmen kuat, serta memiliki kemauan untuk berkembang. Hal ini dilakukan dalam rangka kehati-hatian pengelolaan dana dan memilih usaha yang minim risiko. Sebagai bagian dari pemberdayaan, BUMKal Sembada menawarkan bagi hasil dalam usaha bawang merah dengan pembagian keuntungan 60% untuk mitra dan 40% untuk BUMKal.

BUMKal Sembada akan membuka peluang kemitraan yang lebih besar kepada petani di Kalurahan Candirejo yang sudah memiliki embrio usaha pada musim kemarau yang akan datang, dan mengoptimalkan bawang merah sebagai potensi baru yang ada di Kalurahan Candirejo” kata Muslich saat panen bawang merah mitra di Padukuhan Bulu, Candirejo, Semanu.

Panewu Semanu, Anik Suprihatin, S.IP., MAP., memberikan apresasi terhadap hasil panen bawang merah petani muda Kalurahan Candirejo dan mendorong tersebarnya informasi kepada berbagai pihak, agar potensi khususnya di bidang pertanian Kalurahan Candirejo dapat tersebar lebih luas.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar