BERSIH TELAGA NANGSRI, MELESTARIKAN TELAGA MENJAGA KETENTERAMAN WARGA

Suyamta 03 Februari 2026 12:55:11 WIB

CANDIREJO - Bersih Telaga Nangsri merupakan tradisi turun temurun yang dipegang teguh oleh masyarakat Nangsri Lor dan Nangsri Kidul. Tradisi ini didukung oleh seluruh warga Nangsri Lor dan Nangsri Kidul dengan menggelar berbagai rangkaian acara berupa Larungan dan Kenduri. Turut Hadir Pula Lurah Candirejo, Renik David Warisman, S.E., beserta Pamong Kalurahan Candirejo, dan Pemerhati Budaya Candirejo pada acara Kenduri Bersih Telaga Kamis (29/1/2026). Lurah Candirejo menyampaikan dukungan dan harapan agar warga masyarakat Nangsri dan sekitarnya selalu diberikan kerukunan dan keselamatan dalam kehidupan. Tidak lupa pula memberikan apresiasi atas pengelolaan Telaga Nangsri menjadi sedemikian menarik sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kalurahan Wisata Candirejo. Suharyuli Edi Pracaya, S.Pd., selaku pemerhati budaya mendorong agar tradisi Bersih Telaga Nangsri selalu di-uri-uri agar khasanah budaya lokal tetap lestari dan terawat.

Sebagai salah satu agenda tahunan masyarakat, Bersih Telaga Nangsri selalu digelar pada hari Kamis Legi sebelum dilaksanakannya Tradisi Rasulan. Penetapan hari tersebut harus berdasarkan petung atau perhitungan jawa oleh kaum dan tokoh masyarakat dalam memilih hari Kamis Legi yang baik menurut kepercayaan lokal. Rangkaiannya kegiatan beriringan antara kenduri, larungan di telaga, dan pemasangan panjangilang yang berisi sesajen disalah satu pohon resan pinggir telaga. Hal ini merupakan simbol yang tidak bisa dipisahkan, bahwa selain menjaga air, merawat pohon sekitar adalah menjaga kehidupan serta keberlangsungan daur air itu sendiri.

Menelisik lebih jauh, dalam perjalanannya Telaga Nangsri tidak hanya penting bagi warga Nangsri Lor dan Nangsri Kidul dalam penghidupan. Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, warga padukuhan sekitar juga turut merasakan pentingnya keberadaan Telaga Nangsri, salah satunya adalah Padukuhan Soga. Sebagaimana tertuang pula dalam ikrar kaum kenduri yang selalu menyebutkan -Nangsri Lor, Nangsri Kidul, lan Soga sumber reja- sebagai kalimat yang tidak terpisahkan. Hal inilah yang menjadi dasar hingga saat ini dimana dalam pelaksanaan bersih Telaga Nangsri, kehadiran masyarakat Padukuhan Soga yang diwakili oleh Dukuh Soga menjadi bentuk pelestarian tradisi dan menghargai sejarah nenek moyang agar tidak dilupakan.

Pada akhirnya, Bersih Telaga Nangsri selain berperan dalam menjaga tradisi dari generasi ke generasi, harus dimaknai pula sebagai upaya membasuh diri, agar kearifan lokal tetap lestari. Mengutip dari @nangsrilor_candirejo, “Tradisi Bersih Telaga adalah wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian masyarakat terhadap alam, mengajarkan harmoni antara manusia, alam dan Sang Pencipta”.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Leni
    Ya Allah semoga dan di semogakan amin...baca selengkapnya
    01 November 2025 15:11:48 WIB
  • Eduardus lamahala kebakupuken
    quick ...baca selengkapnya
    11 September 2023 19:49:19 WIB
  • Nu
    Meriah sekali...baca selengkapnya
    16 Maret 2022 19:06:59 WIB
  • John Doe
    Semoga sukses dengan program SDGs ...baca selengkapnya
    21 Mei 2021 06:36:50 WIB
  • sudarmini
    InsyaAllah UAD siap mengawal Desa Candirejo dan Da...baca selengkapnya
    31 Desember 2019 07:38:51 WIB
Galeri Foto
Personalia

Personalia

desacandirejo-semanu.gunungkidulkab.go.id
BALAI DESA CANDIREJO
premium bootstrap themes
Instagram
YOUTUBE
PEMILU DAMAI

PEMILU DAMAI

Memberi suara adalah bentuk komitmen kami terhadap diri sendiri, orang lain, negara dan dunia ini." - Sharon Salzberg
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial