PELATIHAN MANAJEMEN LUMBUNG DESA OLEH DINAS PERTANIAN GUNUNGKIDUL
22 Agustus 2019 11:06:07 WIB
Sistem lumbung sebagai pusat cadangan pangan, terutama di kawasan pedesaan, kini semakin sulit ditemukan. Sisa kearifan lokal itu terkikis oleh perubahan zaman. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya
Pertama, kecenderungan petani berperilaku konsumtif. Di negara berkembang, masyarakatnya cenderung lebih suka berbelanja daripada menabung. Hasil panen yang berlimpah kadang mendorong petani hanya berpikir bagaimana bisa segera menjualnya dan mendapatkan uang.
Kedua, masuknya model-model kelembagaan lain yang banyak berkembang. Banyak lembaga keuangan yang memberikan fasilitas perkreditan dengan syarat mudah bagi petani. Petani cenderung berpikir praktis tanpa berusaha belajar memanage permodalan usaha taninya sendiri.
Ketiga, adanya petani yang terjerat dengan sistem ijon. Terdesak kebutuhan dan keinginan hidup, petani rela menjual komoditasnya sebelum panen kepada tengkulak. Akibatnya, ketika panen tidak ada komoditas yang bisa dikelola bisnisnya oleh lumbung desa.
Keempat, sikap petani yang cenderung apatis. Eksistensi lumbung desa sebenarnya didasari pada sikap kekeluargaan dan kegotongroyongan masyarakat desa. Seiring pudarnya nilai-nilai tersebut akibat dampak globalisasi maka lambat tapi pasti lumbung desa akan ditinggalkan.
Hal tersebut yang mendorong Pemerintah Desa Candirejo untuk bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul untuk menyelenggarakan pelatihan dan penyuluhan. Pada Kamis, 22 Agustus 2019 bertempat di Balai Padukuhan Bulu, sebagai padukuhan yang memiliki lumbung pangan desa, diselenggarakan Pelatihan Manajemen Administrasi Kelompok Lumbung Pangan. Acara diikuti oleh anggota dari anggota kelompok lumbung pangan, yang dihadiri oleh petugas dari Balai Penyuluhan dan Pertanian (BPP) Kecamatan Semanu.
Pelatihan difokuskan pada bagaimana pengadministrasian yang baik. Sugiyatno, selaku narasumber dari BPP Semanu memberikan pelatihan tentang administrasi apa saja yang harus dibuat, kemudian administrasi lainnya yang juga harus ada, sehingga pengelolaan lumbung pangan desa dapat berjalan dengan baik, bukan hanya penyimpanan persediaan pangan, namun diikuti oleh pengadministrasian yang baik untuk memudahkan pengelolaan dan pengawasannya.
Dengan adanya lumbung pangan desa ini, diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat apabila dibutuhkan di kemudian hari. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan adanya lumbung pangan desa di padukuhan lain di Desa Candirejo.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- CAIR! INSENTIF RT RW TRIWULAN I TAHUN ANGGARAN 2025
- Penyaluran Insentif bagi Pendidik PAUD Nonformal di Kalurahan Candirejo
- SAH, SAFARI RAMADHAN PEMERINTAH KALURAHAN CANDIREJO DI 20 PADUKUHAN SELESAI
- BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA CAIR SEBELUM HARI RAYA
- Bimtek dan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA) di Kalurahan Oleh DPMPTSP
- TIPS AGAR TETAP #SEMANGAT MENJALANI PUASA RAMADHAN
- Sosialisasi Penanganan Permasalahan Pertanahan
Personalia
Personalia

BALAI DESA CANDIREJO
YOUTUBE
PEMILU DAMAI
PEMILU DAMAI
Memberi suara adalah bentuk komitmen kami terhadap diri sendiri, orang lain, negara dan dunia ini." - Sharon Salzberg