PEMBINAAN WAWASAN KEBANGSAAN BAKESBANGPOL KABUPATEN GUNUNGKIDUL DI DESA CANDIREJO
18 Juli 2019 12:01:45 WIB
Dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan pada masyarakat, pada hari Kamis, 18 Juli 2019, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gunungkidul, menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan di Desa Candirejo. Pembinaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Bakesbangpol Gunungkidul di seluruh kecamatan se-Gunungkidul.
Pembinaan diikuti oleh seluruh perangkat desa, BPD, lembaga Desa dan tokoh masyarakat di Desa Candirejo. Turut hadir pula perwakilan dari Forkompimcam Semanu, antara lain dari Pemerintah Kecamatan Semanu, Koramil Semanu dan Polsek Semanu. Sebagai narasumber adalah Drs. Mulat Martono, M.Si, Kepala Bidang Bina Idiologi dan Ketahanan Nasional Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul. Dalam materinya beliau mengungkapkan pentingnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih penanaman sejak dini wawasan kebangsaan bagi generasi muda, Sesuai dengan pengertian dari wawasan kebangsaan yaitu konsepsi atau cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara, akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perlu disadari bahwa bangsa kita adalah berbeda-beda dalam berbagai hal, sehingga penekanan tentang makna Bhineka Tunggal Ika selalu ditanamkan bagi seluruh masyarakat. Diharapkan pula kepedulian akan lingkungan sekitar agar lebih ditingkatkan, dengan memelihara nilai-nilai positif dalam masyarakat (hidup rukun, gotong royong, dll).
Di era globalisasi dan milenial seperti saat ini, hal-hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat perlu untuk lebih ditanamkan pada generasi muda, sebab dengan semua yang serba mudah, menyebabkan kepedulian, kebersamaan akan memudar dan tergantikan oleh keegoisan, ketergantungan dan kemalasan. Sehingga apabila nilai-nilai yang ada tidak ditanamkan, akan menyebabkan hilangnya budaya timur yang sudah mengakar yang akhirnya menghilangkan rasa nasionalisme dalam bernegara.
Adapun untuk mengimplementasikan hal tersebut masyarakat diharapkan untuk memahami :
- Menghindari saling menyakiti, lebih baik saling menyayangi
- Perbedaan adalah kodrat
- Jauhkan perseteruan, dengan membangun persatuan
- Hindari diskriminasi dengan cara membangun toleransi
- Musyawarah untuk mencapai mufakat
- Hentikan caci maki , mari kita saling menghargai
- Budayakan kerja keras dan lupakan sikap malas
- Buang ketergantungan, bangun kemandirian
- Jadilah pemecah masalah, bukan pembuat masalah.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- CAIR! INSENTIF RT RW TRIWULAN I TAHUN ANGGARAN 2025
- Penyaluran Insentif bagi Pendidik PAUD Nonformal di Kalurahan Candirejo
- SAH, SAFARI RAMADHAN PEMERINTAH KALURAHAN CANDIREJO DI 20 PADUKUHAN SELESAI
- BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) DANA DESA CAIR SEBELUM HARI RAYA
- Bimtek dan Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA) di Kalurahan Oleh DPMPTSP
- TIPS AGAR TETAP #SEMANGAT MENJALANI PUASA RAMADHAN
- Sosialisasi Penanganan Permasalahan Pertanahan
Personalia
Personalia

BALAI DESA CANDIREJO
YOUTUBE
PEMILU DAMAI
PEMILU DAMAI
Memberi suara adalah bentuk komitmen kami terhadap diri sendiri, orang lain, negara dan dunia ini." - Sharon Salzberg