Warga Tiga Padukuhan Plebengan Gelar Tradisi Bersih Telaga, Wujud Syukur dan Warisan Budaya

Alfatika Dewi Pancari 15 Mei 2026 16:57:08 WIB

Candirejo – Tiga Padukuhan Plebengan Lor, Plebengan Tengah dan Plebengan Kidul,  kembali melaksanakan tradisi Bersih Telaga dengan tema “Hamemayu Hayuning Tirta Plebengan” pada Kamis (14/5) di Telaga Plebengan. Tradisi ini menjadi salah satu agenda budaya yang terus dijaga masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan telaga sekaligus upaya melestarikan warisan leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Selain sebagai ungkapan syukur, tradisi ini juga menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam. Pelaksanaan Bersih Telaga juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga berkumpul dalam suasana guyub rukun yang mencerminkan nilai kebersamaan khas masyarakat desa. Hal tersebut dinilai penting untuk terus dijaga di tengah perubahan zaman agar semangat gotong royong tetap hidup.

Kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area telaga dan sekitarnya. Setelah kegiatan gotong royong selesai, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan kenduri yang dipimpin oleh tokoh masyarakat atau sesepuh setempat. Lalu dilanjutkan pentas Tayup Degleng Laras bersama Ki Pomo Degleng Wanglu Ponjong Gunungkidul yang dilaksanakan di Balai Padukuhan Plebengan Kidul yang menjadi titik lokasi kegiatan tahun ini.

Tradisi Bersih Telaga masih rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini bukan hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga berdampak positif terhadap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menggerakkan roda ekonomi lokal karena terdapat hiburan yang mengundang massa dan pedagang sekitar.  

Tradisi Bersih Telaga juga menjadi daya tarik budaya yang memperkaya khazanah kearifan lokal. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan dapat mengenal dan memahami pentingnya menjaga sumber daya alam serta menghormati tradisi yang diwariskan oleh para pendahulu.

Dengan terselenggaranya kegiatan Bersih Telaga, masyarakat tiga padukuhan ini berharap telaga tetap memberikan manfaat bagi kehidupan warga dan menjadi simbol harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Tradisi ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga keindahan alam, merawat budaya dan memperkuat persaudaraan masih kuat di tengah masyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Leni
    Ya Allah semoga dan di semogakan amin...baca selengkapnya
    01 November 2025 15:11:48 WIB
  • Eduardus lamahala kebakupuken
    quick ...baca selengkapnya
    11 September 2023 19:49:19 WIB
  • Nu
    Meriah sekali...baca selengkapnya
    16 Maret 2022 19:06:59 WIB
  • John Doe
    Semoga sukses dengan program SDGs ...baca selengkapnya
    21 Mei 2021 06:36:50 WIB
  • sudarmini
    InsyaAllah UAD siap mengawal Desa Candirejo dan Da...baca selengkapnya
    31 Desember 2019 07:38:51 WIB
Galeri Foto
Personalia

Personalia

desacandirejo-semanu.gunungkidulkab.go.id
BALAI DESA CANDIREJO
premium bootstrap themes
Instagram
YOUTUBE
PEMILU DAMAI

PEMILU DAMAI

Memberi suara adalah bentuk komitmen kami terhadap diri sendiri, orang lain, negara dan dunia ini." - Sharon Salzberg
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial